Sabtu, 08 Juni 2013
Ketika kamu memiliki sesuatu yang berharga yang dapat dimiliki kamu melupakan yang ada disisi. Dan dimulai sejak saat aku membiarkan mu untuk merasakan kebahagiaan yang lebih secara teratur langkah mundur menjauh kian pasti tapi bukan karena aku tak senang tapi untuk melihatmu lebih bahagia karena ambisi telah kau raih
Minggu, 10 Februari 2013
MUNDUR
Bagaimana jika manusia ditakdirkan berjalan mundur : Tentu saja bersama waktu yang bergerak ke masa lalu - Sehingga ketika kata 'masa depan' diucapkan, kita tak mungkin mencapainya.
Dunia yang indah namun tak bisa kau rasakan
Ke-lupa-an.
Juga ketiadaan pengetahuan
Barangkali kau akan menemui Tuhan - namun tentu saja dengan kehampaan
Kau akan sampai di 'titik nol pengalaman'. Titik Nothing !
Kau sendirian, tertinggal sekaligus terlempar kembali ditakdirkan menjadi manusia yang berjalan mundur
Jadi apakah kau selalu berharap untuk kembali pada masa lalu ? Jika begitu rasanya kita harus kembali belajar berjalan
Dunia yang indah namun tak bisa kau rasakan
Ke-lupa-an.
Juga ketiadaan pengetahuan
Barangkali kau akan menemui Tuhan - namun tentu saja dengan kehampaan
Kau akan sampai di 'titik nol pengalaman'. Titik Nothing !
Kau sendirian, tertinggal sekaligus terlempar kembali ditakdirkan menjadi manusia yang berjalan mundur
Jadi apakah kau selalu berharap untuk kembali pada masa lalu ? Jika begitu rasanya kita harus kembali belajar berjalan
KENANGAN
Antara kemenangan dan rasa lelah yang terbayar termasuk kenangan
Kenangan selalu datang penuh kejutan dan tak beraturan
O, Kenangan akau bersyukur menyimpanmu secara tak beraturan dalam kepalaku. Sehingga kapanpun aku datang kepadamu, tidak seperti pada dunia yang terlanjur penuh rekayasa, aku masih bisa tertawa dab berbahagia.
Ah kenangan, terima kasih telah menjadi bagian-bagian indah dalam diriku. Ah kenangan, aku ingin selalu bersamamu : Sayang waktu tak mungkin berjalan mundur !
Kenangan selalu datang penuh kejutan dan tak beraturan
O, Kenangan akau bersyukur menyimpanmu secara tak beraturan dalam kepalaku. Sehingga kapanpun aku datang kepadamu, tidak seperti pada dunia yang terlanjur penuh rekayasa, aku masih bisa tertawa dab berbahagia.
Ah kenangan, terima kasih telah menjadi bagian-bagian indah dalam diriku. Ah kenangan, aku ingin selalu bersamamu : Sayang waktu tak mungkin berjalan mundur !
Langganan:
Postingan (Atom)